Home / YAYASAN / Pelatihan / Public Speaking for Beginner

Public Speaking for Beginner

Bismillahirrohmaanirrohim

Assalamu’alaikum wr. wb

Sabtu, 9 Maret 2019. Saya diberi kesempatan untuk mengikuti seminar Public Speaking for Beginner yang diselenggarakan oleh Forlead Indonesia Bangkit. Acara ini dilaksanakan di Whiz prime Hotel Padjajaran Bogor.

Seminar yang berlangsung sangat singkat ini, di pandu langsung oleh senior trainer forlead, yaitu Bapak Muhammad Yusuf,MM. Sangat berbeda dengan seminar-seminar yang telah saya ikuti sebelumnya. Umumnya, peserta seminar mencatat materi yang disampaikan oleh pembicara, namun saya dan peserta lainnya tidak menggenggam alat tulis untuk mencatat, baik itu buku ataupun pulpen.  Karena 80% dari acara ini adalah praktik.

Jumlah peserta yang mengikuti seminar ini ± 20 orang. Di awal acara, peserta seminar diberikan 1 kertas yang berisikan 1 kalimat positif yang berbeda. Contoh : meraih mimpi. Lalu, setiap peserta dipanggil secara bergantian untuk berbicara mengenai tema yang telah ditentukan melalui kertas tadi, selama 3 menit.

Materi yang disampaikan oleh pembicara, dilakukan secara berkala di sela-sela penampilan peserta. Pembicara menjelaskan public speaking adalah keterampilan berbicara yang harus dikuasai oleh semua orang, apapun profesinya. Baik itu seorang guru, orang tua, pengusaha, dan lain-lain. Selain itu, pembicara  memberikan tips & trik untuk menjadi pembicara yang hebat :

  1. Ubah Mindset
  • Hilangkan semua rasa takut ketika akan berbicara
  1. Persiapkan Ide
  • Mempelajari terlebih dahulu tema yang akan disampaikan
  1. Jangan dihafal seluruhnya
  • Menghafal seluruh materi yang akan disampaikan memiliki risiko lupa yang besar. Jika ingin dihafal, cukup point-pointnya saja.
  1. Membuat urutan yang sistematik
  • Mempersiapkan urutan secara sistematik , agar materi yang disampaikan mudah dipahami oleh audiens. What (Apa), Why (Mengapa), dan How (Bagaimana)
  1. Bergaya
  • Seringkali gemetar menghampiri kita, ketika sedang berbicara di depan. Yang menyebabkan berkurangnya rasa percaya diri. Untuk memanipulasi gemetar agar tidak terlihat audiens, kita boleh bergaya. Seperti menggerakkan tangan, dan melangkahkan kaki.

Tips & trik yang sangat bermanfaat diantara pertemuan yang begitu singkat. Mulailah berbicara, dan menebar kebaikan.

“Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya kuat dan cabangnya (menjulang) ke langit, (pohon) itu menghasilkan buahnya pada setiap waktu dengan seizin Tuhannya. Dan Allah membuat perumpamaan itu untuk manusia agar mereka selalu ingat.”

(QS. Ibrahim 14: Ayat 24 – 25)

 

Wassalamu’alaikum Wr Wb

Penulis: Siti Nurholipah

Artikel Lain

Kegiatan Pemotongan Hewan Qurban SIT Kaifa 1440 H

Idul Adha merupakan salah satu dari dua hari raya besar umat Islam yang diperingati setiap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 − two =