Home / KOMITE / Kegiatan Komite / Taushiyah Kemerdekaan : Hero yang layak untuk jadi Panutan

Taushiyah Kemerdekaan : Hero yang layak untuk jadi Panutan

“Ceritakan Kisah-kisah kepahlawanan agar anak kita menemukan Hero  yang layak menjadi panutan” 

Sebuah kata mutiara yang disampaikan oleh Ustadz Salim A. Fillah dalam acara Taushiyah Kemerdekaan yang bertajuk “Meneladani Kisah Pangeran Diponegoro”.

Kegiatan  yang diselenggarakan pada hari Selasa, 22 Agustus 2023 di masjid Al-Ikhlas, Bukit Asri, Ciomas, merupakan kerjasama antara SIT KAIFA, Komite Orang Tua Siswa SIT KAIFA juga DKM Al-Ikhlas. Tausiyah yang berlangsung selama sekitar satu setengah jam itu diawali dengan Penampilan Qasidah dari Ibu-Ibu majelis taklim yang kemudian dilanjut oleh pembacaan tilawah oleh santri Kaifa Quranic Boarding School ananda Fahri Rizki Ramadhan, dan dilanjut dengan sambutan-sambutan.

Acara yang dipimpin oleh MC dari SIT KAIFA Ustadz Asep Syaepudin dihadiri oleh Pak Camat kecamatan Ciomas, Drs Chairuka Judianto, M.Si  yang alhamdulilah menyambut dengan antusias kegiatan Tausiyah ini. Adapun sambutan-sambutan lain disampaikan oleh Ketua Panitia (Ustad Taufik Aziz. S.S) Ketua DKM Al-Ikhlas (Bapak H. Udjianto), Ketua Yayasan Qurrota A’yun Bogor (Ustad Rudy Warsito, SE). 

Kisahkan kepahlawanan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, Kisahkan kesantunan  Abu Bakar Ash-Shiddiq Radhiyallahu anhu, Kisahkan ketegasan Umar bin Khattab Radhiallahu anhu, Kisahkan kedermawanan Utsman bin Affan Radhiyallahu anhu, Kisahkan keberanian Ali bin Abi Thalib Radhiallahu anhu, dan semua sahabat Nabi, Seperti Ratu Ageng Tegalrejo membacakan kepahlawanan Sayyidina Hamzah Bin Abdul Muthalib kepada Mustohar Kecil” 

diucapkan dengan lantang oleh Ustadz Salim A. Fillah kepada 500 lebih hadirin yang  hadir Tausiyah tersebut yang terdiri dari Siswa-siswi SMPIT KAIFA, Orang tua Murid SIT KAIFA, Ibu-Ibu majelis Taklim dan berbagai kalangan umum serta tokoh-tokoh masyarakat yang ada di sekitar Bukit Asri dan Ciomas. 

“Tanpa menafikan yang lain, Pangeran Diponegoro merupakan salah satu penendang bola salju Kemerdekaan Indonesia” menjadi kalimat penutup dari kisah perjalanan hidup Pangeran Diponegoro yang beliau sampaikan pada Tausiyah Kemerdekaan dalam rangka HUT RI yang ke 78. Acara ini kemudian ditutup dengan pembacaan Doa oleh Ustad Abdurrahman, S.Pd.I. 

Selengkapnya acara Taushiyah ini disiarkan secara LIVE dan dapat diakses kembali siaran ulangnya di akun Instagram @sit_kaifa.

Artikel Lain

Tasyakuran dan Ta’lim KQBS

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, teman-teman yang dirahmati Allah. Alhamdulillah, bertepatan pada hari Ahad tanggal 10 September …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *